Kiat Praktis Atasi Pegal saat Hamil

Pegal saat hamil merupakan keluhan yang sering ditemukan. Punggung, paha, selangkangan, dan panggul merupakan daerah yang paling sering dikeluhkan pegal.

Faktanya, pegal saat hamil merupakan kondisi yang terjadi akibat perubahan hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh. Kondisi ini umumnya terjadi secara normal, tanpa adanya kondisi medis yang mendasari.

Meski demikian, pegal saat hamil bisa sangat mengganggu aktivitas hingga menurunkan kualitas hidup wanita yang mengalaminya. Tenang, Anda tidak perlu khawatir. Kiat di bawah ini efektif untuk mengatasinya:

  1. Olahraga ringan

Yoga, pilates, senam hamil, berenang atau olahraga ringan jenis lainnya dapat membantu meregangkan otot-otot di tubuh dan membantu mencegah serta mengatasi pegal saat hamil.

  1. Jaga berat badan

Menjaga berat badan tetap pada rentang normal merupakan salah satu tindakan yang dapat mencegah, sekaligus mengatasi, pegal saat hamil.

Menurut Institute of Medicines (IOM) Amerika Serikat, anjuran kenaikan berat badan dilihat berdasarkan kondisi sebelum hamil.

  • Apabila sebelum hamil memiliki status berat badan kurang (IMT<18,5 kg/m2), maka kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 12,5–18 kg.
  • Apabila sebelum hamil memiliki status berat badan normal (IMT 18,5 kg/m2–24,9 kg/m2), maka kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah sekitar 11,5–16 kg
  • Apabila sebelum hamil memilki status berat badan berlebih (IMT 25 kg/m2–29,9 kg/m2), maka kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 7–11,5 kg
  • Apabila sebelum hamil memiliki status berat badan sangat berlebih (IMT>30 kg/m2) ,maka kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 5–9 kg.
  1. Kompres air hangat

Selain dapat meringankan pegal saat hamil, kompres air hangat juga dapat memberikan perasaan relaks pada ibu hamil.

  1. Pijat di area yang pegal

Pijat membantu memperlancar sirkulasi darah dan oksigen di daerah yang pegal, sehingga dapat mengurangi penumpukan asam laktat yang menjadi penyebab keluhan tersebut.

  1. Konsumsi makanan tertentu

Makanan yang mengandung magnesium –seperti bayam, brokoli atau labu, dapat membantu mengatasi pegal saat hamil. Sebagai alternatif, Anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B6 dan B12, seperti ikan, kacang-kacangan, telur, daging dan hati.

  1. Perbanyak asupan protein

Protein dapat memperbaiki dan memperkuat otot. Sumber protein yang bisa Anda konsumsi, yaitu daging, telur, keju, yogurt dan tahu.

  1. Perbanyak air putih

Pastikan Anda mengonsumsi air putih minimal 8 gelas per hari. Hal ini untuk mencegah dehidrasi, yang merupakan salah satu penyebab pegal saat hamil.

Jika pegal saat hamil tak kunjung hilang setelah melakukan kiat di atas, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri. Dengan demikian Anda akan mendapatkan penanganan yang tepat.

(NB/ RH)